Flowmeter Termal Untuk Gas Pembakaran

Saat ini orang amat memahami bakal perlunya menjaga lingkungan. Mereka perlu mengurangi mengonsumsi energi. Permintaan ini sudah menyebabkan meluasnya penggunaan mtr. aliran dispersi termal . Karena type flow mtr. gas ini dapat menyebabkan orang memahami kuantitas gas yang digunakan, dan lebih baik mendeteksi emisi gas buang.

Pemerintah Amerika sudah memberlakukan peraturan yang mewajibkan proses gas dan minyak untuk mendeteksi emisi karbon dioksida dan gas rumah kaca, yang sudah menyebabkan meluasnya penggunaan mtr. aliran gas.

Sejumlah besar industri petrokimia dipengaruhi oleh kebijakan ini dan mengambil tindakan untuk mendeteksi pengukuran aliran gas buang.Berbagai macam tehnik pengukuran digunakan di dalam industri ini, namun faktor-faktor berikut dari flowmeter gas adalah penting.

1. Pengulangan flowmeter
2. Flow mtr. mengukur aliran massa
3. Akurasi Flowmeter
4. Rasio rentang flow meter
6. Stabilitas kinerja flow meter digital

Pengukur aliran gas konvensional mengukur aliran volumetrik, layaknya pengukur aliran turbin gas, pengukur aliran piring orficate, pengukur aliran vortex, dll. Jika Anda menginginkan mengukur aliran massa, Anda butuh sensor suhu (seperti resistor termal RTD), sensor tekanan, dan penghitung aliran untuk meraih pengukuran kompensasi suhu dan tekanan. Namun, flowmeters massa imersible termal tidak butuh suhu tambahan dan kompensasi tekanan, dan nilai terukurnya nyaris tidak dipengaruhi oleh tekanan dan suhu medium.