Pengertian Kredit Menurut Para Ahli

Pengertian Kredit

Kata Kredit sendiri berasal dari bahasa latin yaitu credere yang dengan kata lain kepercayaan. Kredit merupakan suatu keterampilan dalam mengemban suatu pembelian maupun sedang menyelenggarakan pinjaman yang mana terdapat suatu perjanjian bahwa pembayarannya akan dilaksanakan dalam jangka masa-masa yang sudah disepakati bersama.

Pengertian Kredit Menurut Para Ahli

Pengertian Kredit Menurut Para Ahli

Adapun sejumlah pengertian kredit yang menurut keterangan dari pendapat dari para berpengalaman diantaranya yakni sebagai berikut:

1. Anwar

DIsini beliau menyatakan bahwa kredit yaitu sebuah pemberian prestasi (jasa) dari pihak yang satu untuk pihak yang lainya serta prestasinya akan dibalikkan lagi yang mana cocok dengan jangka masa-masa tertentu beserta dengan uang guna kontraprestasinya (balas jasa).

2. Hasibuan

Berliau berasumsi bahwa kredit yaitu seluruh jenis pinjaman yang mesti ditunaikan dengan bunganya oleh peminjam yang mana cocok dengan perjanjian yang sudah disepakati bersama.

3. Thomas Suyatno

Thomas Suyatno menyatakan bahwa Kredit adalahsuatu penyediaan dana yang dapat diserupakan dengan tagihan-tagihannya yang cocok dengan persetujuan antara peminjam dan yang meminjamkan.

4. Kasmir

BEliau mengaku bahwa kredit yaitu sebuah pembiayaan yang bisa berupa duit ataupun sebuah tagihan yang nilainya dapat ditukar dengan uang.

5. Henry Dunning

Ia berasumsi bahwa kredit yakni ketika dimana seseorang sedang menyerahkan sebuah jasa melaui sebuah perjanjian guna pembayarannya.

6. Dr. Al-amin Ahmad

Beliau mengaku bahwa kredit yaitu menunaikan hutang yang mesti dilakukan dapat dilaksanakan secara berangsur-angsur pada tempo yang telah diputuskan sebelumnya.

7. Muljono

Disini beliau berasumsi bahwa kredit adalahsuatu keterampilan dalam mengerjakan pembelian maupun mengemban suatu pinjaman dengan perjanjian untuk mengerjakan pembayaran dengan masa-masa yang ditentukan.

8. Mecleod Rivai dan Veithzal

Mereka mengaku bahwa kredit merupakan peroses penyerahan uang, jasa maupun barang dari satu pihak untuk pihak yang lainnya atas dasar keyakinan dengan adanya sebuah perjanjian dapat atau bisat menunaikan pada tanggal yang sebelumnya sudah disepakati.

9. Undang – undang No 7 1998

Dikutip dari Undang – undang No 7 1998 bahwa kredit yaitu sebuah penyediaan tagihan dan dana yang mana dapat diserupakan menurut atas kesepakatan maupun persetujuan pinjam meminjam antara pihak bank dengan pihak yang beda serta mengharuskan peminjam untuk melunasi hutangnya dengan jumlah bunga, imbalan maupun untuk hasilnya dalam jangka masa-masa yang sebelumnya telah ditentukan.

Berdasarkan dari definisi kredit menurut keterangan dari para berpengalaman yang sudah diulas diatas disini anda sudah dapat untuk memutuskan secara ringkas bahwa kredit yakni tiap-tiap perjanjian dalam format jasa dan balas jasa yang menurut atas dasar kepercayaan. Dalam kenyataannya pinjaman kredit pada umumnya ditetapkan pada perjanjian tertulis serta ada sebuah garansi dengan memberikan pesyaratan yang dijadikan sebagai garansi baik yang mempunyai sifat benda ataupun bukan benda. Sasaran dari suatu kredit yaitu suatu penyediaan pinjaman dalam format modal guna mengerjakan sebuah usaha.

10. Brymont P. Kent

Berdasarkan keterangan dari pendapat adri Brymont P. Kent yang berasumsi bahwa kredit yakni hak dalam menerima pembayaran maupun sebuah keharusan dalam mengerjakan sebauah pembayaran dengan masa-masa yang sudah diminta atau pada masa-masa yang bakal datang, dalam penyerahan sebuah barang-barang pada masa-masa sekarang.

11. Rolling G. Thomas

Disini Rolling G. Thomas berasumsi bahwa kredit yakni suatu keyakinan oleh si peminjam dengan menunaikan sejumlah duit pada masa-masa masa yang sudah ditetapkan.

Didalam kerdit sesuatu tentu sudah terdapat perjanjian maupun kontrak yang terdapat didalamnya antar kedua belah pihak yang sebelumnya telah diamini bersama.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/